wartadesabelo– Pemerintah Desa (Pemdes) Belo, Kecamatan Palibelo, bergerak cepat dalam mewujudkan target nasional Kemandirian Pangan 2026. Langkah nyata ini dibuktikan dengan keberhasilan Pemdes Belo dalam "menjemput" berbagai program strategis dari pemerintah pusat dan daerah untuk mengoptimalkan sektor pertanian di wilayahnya.
Tidak tanggung-tanggung, sejumlah paket program bantuan infrastruktur dan stimulan pertanian berhasil dialokasikan untuk kelompok tani (Poktan) di Desa Belo tahun ini.
"Kami memang sangat konsen mendorong Kemandirian Pangan di Desa Belo dengan melakukan komunikasi dan koordinasi untuk mendapatkan program pertanian" tandas Akhmad Fansuri Kades Belo.
Rincian Program Pertanian yang akan segera Direalisasikan guna mendongkrak produktivitas lahan dan kesejahteraan petani, Pemdes Belo berhasil mengamankan tiga program utama yang ditempatkan pada areal pertanian Desa Belo, yaitu:
* Program Optimalisasi Lahan (Oplah): 5 Paket/Kelompok
Program ini difokuskan untuk meningkatkan indeks pertanaman (IP) dan produktivitas lahan tidur atau lahan yang belum tergarap maksimal. Lima kelompok tani di Desa Belo dipastikan menerima manfaat langsung dari program ini.
*Irigasi Perpompaan (Irpom) dan Rumah Pompa: 3 Paket
Menjawab tantangan ketersediaan air di musim kemarau, 3 paket irigasi perpompaan lengkap dengan bangunan rumah pompanya siap dibangun. Fasilitas ini akan menjamin pasokan air ke lahan-lahan sawah yang selama ini masuk kategori tadah hujan.
*Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3AI): 2 Paket
Dua paket program P3AI ini akan menyasar perbaikan dan peningkatan jaringan irigasi tersier. Tujuannya adalah memastikan distribusi air dari sumbernya dapat mengalir lancar dan merata hingga ke ujung petak sawah petani.
Komitmen Pemdes Belo Menuju Target 2026
Kepala Desa Belo Akhmad Fansuri menyampaikan bahwa jemput bola program ini merupakan bentuk komitmen serius jajaran pemerintah desa dalam mendukung ketahanan sekaligus kemandirian pangan, khususnya di tingkat desa.
"Tahun 2026 ini adalah momentum krusial bagi kita untuk mandiri secara pangan. Dengan adanya 5 paket Oplah, 3 paket Irpom, dan 2 paket P3AI ini, kami ingin memastikan para petani kita tidak lagi kesulitan air dan bisa menanam lebih dari sekali dalam setahun," ujarnya.
Pihak Pemdes juga berpesan kepada seluruh kelompok tani penerima manfaat agar menjaga, merawat, dan memaksimalkan bantuan infrastruktur dengan baik.
Dengan sinergi yang kuat antara Pemdes, kelompok tani, dan dinas terkait, Desa Belo optimistis dapat menjadi salah satu lumbung pangan percontohan di Kecamatan Palibelo pada tahun 2026 ini.