wartadesabelopalibelo-Guna memastikan program ketahan pangan nasional untuk kemandirian pangan berjalan optimal di tengah tantangan iklim, Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja langsung ke lokasi program Irigasi Perpompaan (Irpom) di Desa Belo, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima.
Kunjungan lapangan yang dilakukan pada hari ini Minggu (12/07/2026) didampingi juga oleh Tim Distanbun Kab. Bima, BPP Palibelo, Kades Belo, PPL Desa Belo dan Kelompok Tani ini bertujuan untuk meninjau secara langsung rencana pemanfaatan dan efektivitas infrastruktur air yang akan dibangun, sekaligus berdialog dengan kelompok tani setempat terkait dampak nyata program IRPOM yang akan direalisasikan tersebut terhadap peningkatan indeks pertanaman.
Dalam arahannya di lokasi Pertanian Desa Belo, Dirjen Lahan dan Irigasi Pertanian menegaskan bahwa program Irigasi Perpompaan merupakan salah satu strategi andalan Kementerian Pertanian untuk memitigasi dampak musim kemarau dan fenomena el nino. Dengan memanfaatkan sumber air permukaan yang ada, irigasi perpompaan mampu mengalirkan air ke lahan-lahan sawah tadah hujan yang sebelumnya hanya bisa ditanami sekali dalam setahun.
"Kehadiran Irpom di Desa Belo ini harus menjadi solusi konkret bagi para petani. Kita ingin memastikan air mengalir sampai ke ujung lahan, sehingga petani yang tadinya hanya bisa tanam satu kali (IP 100), sekarang bisa meningkat menjadi dua kali bahkan tiga kali tanam dalam setahun (IP 200/300)," ujarnya di hadapan para petani dan penyuluh.
Desa Belo di Kecamatan Palibelo dipilih sebagai salah satu titik peninjauan karena memiliki potensi lahan pertanian yang luas, namun sering terkendala masalah ketersediaan air saat memasuki musim kemarau. Melalui program Irpom ini, air dari sumber air terdekat disedot menggunakan pompa bertenaga besar dan dialirkan melalui jaringan pipa ke bak-bak penampung sebelum didistribusikan ke petakan sawah.
Kades Belo-Palibelo Akhmad Fansuri yamg mendampingi Dirjen LIP menyambut gembira program IRPOM di Desa Belo-Palibelo.
"Saya atas nama Pemerintah Desa dan Kelompok Tani menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat melalui Dirjen Lahan dan Irigasi Pertanian Kementan RI. Program ini tentunya sangat membantu petani dalam peningkatan IP dan hasil Pertanian terutama Padi sehingga meningkatkan kesejahteraan petani Desa Belo-Palibelo" Tandas Kades Belo dihadapan Dirjen LIP dan Tim Kabupaten.
Ketua Kelompok Tani setempat menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan dan kunjungan langsung dari pihak Kementerian Pertanian. Ia mengakui, sebelum adanya program irigasi perpompaan ini, para petani sering kali cemas akan gagal panen akibat kekeringan.
Di akhir kunjungannya, Dirjen LIP berpesan kepada pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian Kabupaten Bima, Pemdes Belo, penyuluh, dan seluruh anggota kelompok tani agar merawat infrastruktur yang akan dibangun dengan baik. Aspek pemeliharaan mesin pompa dan pembagian air secara adil menjadi kunci utama agar manfaat program ini dapat dirasakan dalam jangka panjang demi memperkuat ketahanan pangan di wilayah Desa Belo dan Kabupaten Bima umumnya.