wartadesabelo – Pemerintah Desa (Pemdes) Belo, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima terus bergerak maju dalam menata infrastruktur lingkungan. Kali ini, Pemdes Belo merealisasikan program pembangunan saluran di sejumlah titik yang selama ini menjadi kawasan rawan genangan air saat musim penghujan tiba.
Pembangunan drainase ini bersumber dari alokasi anggaran pembangunan infrastruktur Pemerintah Propinsi Nusa Tenggara Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman NTB, yang dilaksanakan oleh CV. RAYYAN dengan melibatkan langsung masyarakat setempat. Langkah ini diambil guna memberikan dampak ekonomi langsung bagi warga desa yang ikut bekerja dalam proyek tersebut.
Disamping itu Pembangunan Drainase Desa ini juga merupakan Upaya integrasi yang dilakukan untuk memperkuat dan memperindah keberadaan Lapangan “Pelangi” Desa Belo dan Koperasi Desa Merah Putih Desa Belo yang berada disekitar itu.
Kepala Desa Belo Akhmad Fansuri menjelaskan bahwa pembangunan drainase ini merupakan skala prioritas yang mendesak untuk diselesaikan. Selama ini, minimnya saluran pembuangan air yang memadai di beberapa wilayah RT memicu terjadinya genangan air di Area Lapangan Desa dan Pemukiman warga dan mempercepat kerusakan jalan lingkungan.
"Pembangunan drainase ini bukan hanya sekadar mengalirkan air hujan, tetapi merupakan upaya terpadu untuk meningkatkan kualitas sanitasi lingkungan desa. Lingkungan yang bebas dari genangan air akan meminimalkan risiko timbulnya sarang nyamuk dan penyakit, serta menjaga jalan-jalan lingkungan kita agar lebih awet, bersih dan indah," ujar Kepala Desa Belo.
Beberapa poin penting dalam pelaksanaan program drainase ini meliputi:
- Penguatan Konstruksi: Menggunakan material batu belah dan semen berkualitas tinggi agar saluran memiliki daya tahan jangka panjang.
- Penataan Estetika: Jalur drainase dibuat rapi dan dilengkapi dengan bak kontrol di titik tertentu guna memudahkan pembersihan berkala dari sedimentasi lumpur atau sampah.
- Pemberdayaan Warga: Seluruh tenaga kerja, mulai dari tukang hingga pelapis, memprioritaskan warga lokal Desa Belo guna menyerap tenaga kerja setempat.
Masyarakat Desa Belo menyambut baik dan antusias atas pembangunan ini. Warga mengaku wilayah mereka kini terlihat lebih rapi dan bersih.
Pemdes Belo juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya yang berada di sekitar jalur drainase baru, untuk bersama-sama merawat fasilitas tersebut dengan tidak membuang sampah ke dalam saluran agar fungsi drainase dapat berjalan optimal dalam jangka panjang.