wartadesabelo – Pemerintah Desa (Pemdes) Belo, Kecamatan Palibelo, terus bergerak progresif dalam memperkuat sektor agraris wilayahnya. Sebagai langkah nyata mendongkrak kemandirian pangan dan kesejahteraan petani, Pemdes Belo resmi menginisiasi proyek pembangunan infrastruktur vital berupa Dam (Bendungan) Mini serta optimalisasi jaringan irigasi pertanian melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bima. Untuk kemastikan kesiapan lahan Pembangunan tersebut Pemerintah Desa Belo Bersama Tim Evaluasi dan PPL Desa Belo melakukan pengecekan langsung diapangan terkait kesiapan laha tersebut.
Langkah strategis ini diambil sebagai solusi jangka panjang dalam mengatasi kendala pengairan yang kerap dihadapi petani, terutama saat memasuki musim kemarau.
Selama ini, ketergantungan pada curah hujan dan keterbatasan akses air menjadi tantangan utama yang membatasi indeks pertanaman di Desa Belo. Dengan hadirnya Dam Mini ini, aliran air permukaan akan ditampung secara optimal dan didistribusikan secara merata melalui jaringan irigasi yang tertata rapi ke area persawahan warga.
Kepala Desa Belo Akhmad Fansuri menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur ini merupakan wujud komitmen pemerintah desa dalam merealisasikan program ketahanan pangan nasional yang dimulai dari tingkat desa.
"Pertanian adalah urat nadi perekonomian warga Desa Belo. Dengan adanya Dam Mini dan perbaikan irigasi ini, kami ingin memastikan para petani tidak lagi kesulitan air. Target kita adalah meningkatkan frekuensi masa panen dari yang biasanya setahun sekali atau dua kali, kini bisa lebih optimal dan stabil," ujarnya saat meninjau lokasi proyek.
Dampak Positif Pembangunan Infrastruktur Pengairan
Pembangunan Dam Mini dan sistem irigasi ini diproyeksikan akan membawa perubahan signifikan bagi lanskap pertanian Desa Belo, di antaranya:
- Peningkatan Indeks Pertanaman (IP): Petani dapat melakukan masa tanam dengan jadwal yang lebih pasti tanpa perlu khawatir ancaman kekeringan.
- Diversifikasi Komoditas: Ketersediaan air yang stabil membuka peluang bagi petani untuk menanam komoditas bernilai ekonomi tinggi lainnya, seperti palawija dan sayuran di sela musim padi.
- Efisiensi Biaya Produksi: Meminimalkan penggunaan pompa air berbahan bakar minyak (BBM) mandiri oleh petani, sehingga biaya operasional pertanian dapat dipangkas.
Sambutan Hangat dari Kelompok Tani
Rencana dan pelaksanaan proyek ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh perwakilan kelompok tani setempat. Mereka menilai langkah Pemdes Belo sangat tepat sasaran dan langsung menyentuh akar kebutuhan masyarakat bawah.
"Kami sangat bersyukur atas perhatian penuh dari Pemdes Belo. Air adalah nyawa bagi sawah kami. Jika aliran irigasi ini sudah berfungsi penuh, kami yakin hasil panen ke depan akan meningkat tajam dan ekonomi keluarga petani akan jauh lebih baik," ungkap salah seorang ketua kelompok tani Desa Belo dengan optimis.
Pembangunan Dam Mini dan jaringan irigasi ini merupakan Program Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bima ini akan dibangun pada Lokasi So Dana Mpungga Desa Belo. Kegiatan ini diharapkan dapat selesai tepat waktu, sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh seluruh masyarakat tani di Desa Belo dalam menyokong kemandirian pangan daerah.