wartadesabelo – Pemerintah Desa (Pemdes) Belo akan menerima bantuan sarana prasarana keselamatan berupa 12 unit Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dari seorang donatur yang berdomisili di Jakarta yaitu Bapak Miftahul Arifin. SPA. Bantuan ini akan diserahkan langsung kepada jajaran pemerintah desa untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman bencana kebakaran di wilayah pemukiman warga.
Kepala Desa Belo Akhmad Fansuri menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas kepedulian yang ditunjukkan oleh donatur tersebut. Menurutnya, pemenuhan alat pemadam api ini sangat krusial sebagai langkah deteksi dan penanganan dini sebelum api membesar.
"Kami atas nama seluruh masyarakat dan Pemerintah Desa Belo mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada donatur Bapak Miftahul Arifin. SPA di Jakarta yang telah peduli dengan keselamatan warga kami. 12 unit APAR ini adalah bantuan yang sangat berharga dan langsung menyentuh kebutuhan proteksi lingkungan," ujar Kepala Desa Belo saat menerima bantuan secara simbolis.
Rencana Distribusi yang Strategis
Agar pemanfaatannya optimal, Pemdes Belo telah merancang skema distribusi 12 unit APAR tersebut ke beberapa titik vital yang tersebar di wilayah desa.
Berikut adalah rencana alokasi unit APAR di Desa Belo:
|
Lokasi Penempatan
|
Jumlah Unit
|
Tujuan Kesiapsiagaan
|
|
Kantor Desa
|
2 Unit
|
Mengamankan dokumen negara dan aset administrasi desa.
|
|
Fasilitas Umum / Rumah Ibadah/Dusun/RT
|
10 Unit
|
Proteksi di area dengan mobilitas warga yang tinggi dan Pendekatan akses cepat jika terjadi korsleting atau kebakaran dapur warga.
|
Edukasi dan Pelatihan untuk Warga
Pemdes Belo tidak hanya sekadar menerima dan memasang alat tersebut. Dalam waktu dekat, pemerintah desa berencana menggelar simulasi dan pelatihan singkat mengenai cara penggunaan APAR bagi staf desa, linmas, dan perwakilan warga.yang dilakukan oleh Dinas Terkait yaitu Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bima
"Punya alatnya saja tidak cukup, warga juga harus tahu cara membuka segel dan mengarahkannya ke titik api dengan benar (teknik PASS). Kami ingin memastikan saat terjadi keadaan darurat, warga tidak panik dan bisa bertindak cepat," tambah pihak Pemdes.
Dengan adanya bantuan ini, Desa Belo diharapkan dapat menjadi role model bagi desa-desa sekitar dalam hal kemandirian mitigasi bencana kebakaran skala kecil di tingkat desa.