Gabungan kelompok P3A beserta kelompok tani dan Pemerintah Desa Belo, Padolo, Roi dan Runggu serta Babinsa Desa Belo dan petani melakukan gotong royong pembersihan pada areal Dam Ncai Sahe dan saluran irigasi sepanjang wilayah pengairan dari wilayah desa tersebut diatas.
Gotong royong yang melibatkan 40 orang tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu, 01 Januari 2022 yang dimulai pukul 06.30 wita sampai selesai. Konsentrasi gotong royong dimulai dari pembersihan sampah dan lumpur yang mengendap pada Dam termasuk mengangkat pintu air yang selama ini tidak bisa dibuka. Pembersihan dilanjutkan dengan menyisir saluran air sepanjang irigasi pertanian menuju Desa Belo.
"Kendala yang dihadapi adalah ketiadaan petugas pengatur pintu air yang tetap termasuk yang bertugas melakukan pembersihan pada areal Dam dan kami sudah usulkan untuk petugasnya diambil dari PNS" ungkap Zaharuddin, ST. M.Si. mantan Kabid Pengairan PUPR yang sekarang menjadi Sekdis. Ketahanan Pangan Kab. Bima yang juga sempat hadir saat gotong royong di lakukan.
Senada dengan hal tersebut Kades Runggu menyampaikan bahwa petugas yang mengatur pintu air itu di ambil dari P3A Desa Runggu yang bertugas secara sukarela. Oleh karena itu perlu dipikirkan secara bersama bagaimana mengatasi persoalan ini supaya kebutuhan air dari masyarakat petani dalam area pengairan Dam Ncai Sahe bisa terpenuhi secara baik.
Pembersihan dan penyisiran irigasi dilakukan secara bersama sepanjang alur irigasi sehingga arus air berjalan normal.
Akhmad Fansuri Kades Belo mengakui bahwa kendala lain dari terlambatnya penanganan terhadap persoalan air ini adalah tidak maksimalnya akses jalan sepanjang bantaran irigasi sehingga kesulitan melakukan pengecekan disamping itu kesadaran masyarakat untuk mau menjaga kebersihan irigasi masihlah minim. "Kita perlu pikirkan agar dibuatkan jalan tani sepanjang bantaran irigasi agar kita bisa lebih cepat melihat apa kendala lapangannya" lanjut Akhmad Fansuri.
Terkait beberapa persoalan diatas maka peran pemerintah desa untuk melakukan kerjasama antar desa untuk pengaturan pemanfaatan air termasuk peran dari Gabungan kelompok P3A untuk tetap membangun komunikasi dengan baik untuk kelancaran pemanfaatan air oleh masyarakat tani di desa masing-masing.
red.@f