Berita Desa

Langit Milik Kita, Mara Pemersatu Untuk Desa Belo Unggul

wartadesabelopalibelo — Langit di Desa Belo, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima, tampak semarak dan penuh warna. Desa ini akan menggelar ajang Lomba Layang-Layang Tradisional "Mara" yang berhasil menarik perhatian ribuan pencinta layang-layang dari berbagai daerah.

Kegiatan yang dihelat selama sebulan penuh ini mengusung tajuk "Langit Milik Kita, Mara Pemersatu Untuk Desa Belo Unggul". Ajang ini tidak sekadar menjadi tontonan yang meriah, tetapi juga sarana pelestarian budaya lokal yang sarat makna.

Menjaga Tradisi Menyambut Musim Tanam

Lomba Layang Mara tradisional ini diikuti oleh lebih dari seribu peserta. Antusiasme datang dari berbagai kalangan, mulai dari warga lokal Desa Belo, masyarakat sekitar Kabupaten dan Kota Bima, hingga peserta dari luar daerah.

Bagi masyarakat setempat, menerbangkan Layang Mara memiliki nilai historis dan kultural yang kuat. Tradisi ini bukan hanya sekadar ajang menyambung silaturahmi, tetapi juga menjadi bagian dari ritual kultural untuk mensyukuri musim tanam telah berakhir dan persiapan untuk musim tanam selanjutnya di wilayah setempat.

Kemeriahan Nampak terlihat saat reid ke reid untuk kelas A, B, dan C dilangsungkan di Arena Lomba Tanah Lapang So Na'e, Desa Belo. Panitia tentunya akan menyediakan berbagai hadiah menarik bagi para pemenang hingga piala dan piagam penghargaan.

Kegiatan Lomba Layang Mara yang akan dimulai pada hari ini Minggu (23/08/2026) di Arena Lomba Tanah Lapang So Na'e, Desa Belo juga memberikan dampak Positif terhadap pengembangan ekonomi UMKM yang menjajakan dagangan dan produk lokalnya untuk peningkatan ekonomi masyarakat di Desa Belo.

“Kegiatan Lomba Layang Mara ini disamping sebagai Kegiatan Budaya yang dilakukan setiap tahunnya tetapi juga sebagai upaya peningkatan pendapatan UMKM serta media Pemersatu untuk Desa Belo yang Unggul” tandas Ketua Panitia Ipda Eriawan Hidayat, SH

Kepala Desa (Kades) Belo, Akhmad Fansuri, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh panitia, peserta, dan elemen masyarakat yang telah mendukung kegiatan Lomba Mara ini.

"Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat sehingga Lomba Layang Mara ini bisa berjalan dengan sukses. Di tahun-tahun mendatang, kita akan tetap melakukan kegiatan yang sama sebagai bagian mempertahankan tradisi dan membangun kebersamaan untuk Desa Belo Unggul," ujar Akhmad Fansuri ditemui saat lomba berlangsung.

Melalui penyelenggaraan tradisi seperti ini, Desa Belo tidak hanya sukses merawat warisan budaya leluhur, tetapi juga mampu menggerakkan kebersamaan sosial dan daya tarik wisata lokal yang positif bagi masyarakat luas.

Beri Komentar